Rabu, 22 Oktober 2008

Ketika Cinta Terurai Menjadi Perbuatan

Kulitnya hitam. Wajahnya jelek. Usianya tua. Waktu pertama kali masuk ke rumah wanita itu, hampir saja ia percaya kalau ia berada di rumah hantu.

Lelaki kaya dan tampan itu sejenak ragu kembali. Sanggupkah ia menjalani keputusannya? Tapi ia segera kembali pada tekadnya. Ia sudah memutuskan untuk menikahi dan mencintai perempuan itu. Apapun resikonya.

Suatu saat perempuan itu berkata padanya, "Ini emas-emasku yang sudah lama kutabung, pakailah ini untuk mencari wanita idamanmu, aku hanya membutuhkan status bahwa aku pernah menikah dan menjadi seorang istri." Tapi lelaki itu malah menjawab, "Aku sudah memutuskan untuk mencintaimu. Aku takkan menikah lagi."

Semua orang terheran-heran. Keluarga itu tetap utuh sepanjang hidup mereka. Bahkan mereka dikaruniai anak-anak dengan kecantikan dan ketampanan yang luar biasa.

Bertahun-tahun kemudian orang-orang menanyakan rahasia ini padanya. Lelaki itu menjawab enteng, "Aku memutuskan untuk mencintainya. Aku berusaha melakukan yang terbaik. Tapi perempuan itu melakukan semua kebaikan yang bisa ia lakukan untukku. Sampai aku bahkan tak pernah merasakan kulit hitam dan wajah jeleknya dalam kesadaranku. Yang kurasakan
adalah kenyamanan jiwa yang melupakan aku pada fisik."

Begitulah cinta ketika ia terurai jadi perbuatan. Ukuran integritas cinta adalah ketika ia bersemi dalam hati... terkembang dalam kata... terurai dalam perbuatan...

Kalau hanya berhenti dalam hati, itu cinta yang lemah dan tidak berdaya.
Kalau hanya berhenti dalam kata, itu cinta yang disertai dengan kepalsuan dan tidak nyata... Kalau cinta sudah terurai jadi perbuatan, cinta itu sempurna seperti pohon; akarnya terhunjam dalam hati, batangnya tegak dalam kata, buahnya menjumbai dalam perbuatan. Persis seperti iman, terpatri dalam hati, terucap dalam lisan, dan dibuktikan oleh amal.

Semakin dalam kita merenungi makna cinta, semakin kita temukan fakta besar ini, bahwa cinta hanya kuat ketika ia datang dari pribadi yang kuat, bahwa integritas cinta hanya mungkin lahir dari pribadi yang juga punya integritas. Karena cinta adalah keinginan baik kepada orang yang kita cintai yang harus menampak setiap saat sepanjang kebersamaan.

Rahasia dari sebuah hubungan yang sukses bertahan dalam waktu lama adalah pembuktian cinta terus menerus. Yang dilakukan para pecinta sejati di sini adalah memberi tanpa henti. Hubungan bertahan lama bukan karena perasaan cinta yang bersemi di dalam hati, tapi karena kebaikan tiada henti yang dilahirkan oleh perasaan cinta itu.

Seperti lelaki itu, yang terus membahagiakan istrinya, begitu ia memutuskan untuk mencintainya. Dan istrinya, yang terus menerus melahirkan kebajikan dari cinta tanpa henti.
Cinta yang tidak terurai jadi perbuatan adalah jawaban atas angka-angka perceraian yang semakin menganga lebar dalam masyarakat kita.

Jika kita memiliki kesempatan utk menjadi seseorang yg LUAR BIASA ,
Kenapa kita memilih utk menjadi biasa-biasa saja? Bukankah hidup ini hanya
sekali saja? Pastikan diri kita BERGUNA untuk orang banyak."

Senin, 20 Oktober 2008

JANGAN MELIHAT KE BELAKANG

Niccolo Paganini, seorang pemain biola yang terkenal di
abad 19, memainkan konser untuk para pemujanya yang memenuhi
ruangan. Dia bermain biola dengan diiringi orkestra penuh.

Tiba-tiba salah satu senar biolanya putus. Keringat dingin
mulai membasahi dahinya tapi dia meneruskan memainkan
lagunya. Kejadian yang sangat mengejutkan senar biolanya yang
lain pun putus satu persatu hanya meninggalkan satu senar, tetapi
dia tetap main. Ketika para penonton melihat dia hanya
memiliki satu senar dan tetap bermain, mereka berdiri dan
berteriak,"Hebat, hebat."

Setelah tepuk tangan riuh memujanya, Paganini menyuruh
mereka untuk duduk. Mereka menyadari tidak mungkin dia dapat
bermain dengan satu senar. Paganini memberi hormat pada para
penonton dan memberi isyarat pada dirigen orkestra untuk meneruskan
bagian akhir dari lagunya itu.

Dengan mata berbinar dia berteriak, "Peganini dengan satu
senar" Dia menaruh biolanya di dagunya dan memulai memainkan
bagian akhir dari lagunya tersebut dengan indahnya. Penonton
sangat terkejut dan kagum pada kejadian ini.

Renungan :

Hidup kita dipenuhi oleh persoalan, kekuatiran, kekecewaan
dan semua hal yang tidak baik. Secara jujur, kita seringkali
mencurahkan terlalu banyak waktu mengkonsentrasikan pada
senar kita yang putus dan segala sesuatu yang kita tidak dapat
ubah.

Apakah anda masih memikirkan senar-senar Anda yang putus
dalam hidup Anda? Apakah senar terakhir nadanya tidak indah
lagi?
Jika demikian, janganlah melihat ke belakang, majulah
terus, mainkan senar satu-satunya itu. Mainkanlah itu dengan
indahnya.

Minggu, 19 Oktober 2008

Sepotong cinta dalam diam

Kau pasti tahu sakitnya cinta yang tak terkatakan

Cinta yang mampu di dekap dalam bungkam

Kata orang bahkan diam berbicara

Tapi,,menurutku,hal itu tidak berlaku dalam cinta

Sebab cinta harus di ekspresikan dan pantang di bawa diam

Sebab cinta harus dinyatakan,lalu di buktikan dengan sikap

Begitu seharusnya cinta

Hari-hariku adalah penantian

Perasan gelisah yang kupikir tidak mungkin ada

Menjadi realitas yang harus ku hadapi

Dulu,aku memang menghindar dari perasaan itu

Jatuh cinta,untuk apa?

Aku orang miskin yang harus menyelesaikan sekolah

Dan juga seabrek tanggung jawab

Sebab ayahku,salah satu lelaki yang ku hormati

Telah lama di tinggal ibu

Aku tumbuh menjadi seorang lelaki

Hidupku bagiku merupakan perjungan keras tanpa batas

Tak jarang aku seperti kapal kecil yang berjalan tanpa rasi bintang

Terapung-apung,sesekali membentur karang

Namun,meliahatmu pertama kali di mesjid sore itu

Hatiku begitu saja berbicara

Kau adalah perempuanku,takdirku!

Untuk pertama kali hidup tak sekedar mengalir

Sebab,kini,aku punya cita-cita

Siapa yang bisa memilih cinta,siapa yang bisa memutusakan cinta harus hadir

Dan kepada siapa cinta harus tumbuh

Sebab cinta adalah anugrah

Rahasianya yang unik dan barangkali tak selalu bias di jelaskan

Aku mencintaimu,perempuan.

Tanpa keraguan,dan dengan keyakinan penuh,aku menjatuhkan pilihan

Dan aku bukan lelaki yang gampang menentukan pilihan

Aku adalah lelaki yang memilih

Dan sekaligus menerima resiko atas pilihan yang ku buat

Tak ada kata mundur

Mereka bilang mustahil,barangkali ada benarnya

Tapi,bukankah Tuhan adalah tampat bagi semua kemustahilan?

Itulah kenapa,dalam iman yang tak seberapa

Selama delapan tahun ini telah ku sandarkan jawaban do’a padanya

Cita-cita untuk bisa menjadi tua bersamamu

Adapun penantian panjang yang kulalui

Biarlah menjadi bagian sejarahbetapapun sakit dan membuatku tesiksa

Memandangmu dalam realita memang perih

Luka di atas luka tersiram cuka

Aku melihatmu hari ini,indah seperti biasa

Kau menggunakan baju rok n blus bermotif pink da biru

Dua warna yang menjadi favoritmu

Sebelas tahun berlalu,perempuan

kau tetap satu-satunya perempuan yang membuatku sabar dan rajin berdoa

waktu memang telah berlalu sangat cepat tanpa bisa di cegah

harus ku akui itu sama sekali tidak mengurangi keindahan perempuanku

satu wajah daun sirih yang hitam manis,tawa cerahmu,dan sorot mata keibuan

ketika di tempat-tempat lain ketulusan tetap menguap

dan sulit di temukan,aku pun datang,kepadamu

sebab pada wajah sederhana namun indah milikmu

kunikmati ketulusan melimpah

maka,dalam diam harapan kujahit

suatu hari aku akan di sisimu,saat matahari terbit

semoga kau bisa melihat perubahan yang telah ku buat dalam hidup

beberpa cerpen telah ku tulis sebagian ada yang telah ku bukukan

terima kasih telah menjadi sumber abadi inspirasiku

semoga kau tidak keberatan

selalu ku tulis inisial namamu di setiap tulisan

dengan cara itu aku terus berusaha bersamamu

menjaga cit-cita juga kesetiaan

aku tidak menyakahkan jika tak ada yang percaya

bagaimana aku sebagai lelaki yang memiliki kebutuhan

bisa tetap sendiri dan tidak tergoda macam-macam

kesalahan mereka adalah,mengira aku sendiri

mereka tidak memahami wajahmu yang menyapaku setip pagi di komputerku

mereka tidak melihat fotomu yang tersely di dompetku

meski lusuh dan berukuran sangat kecil

maafkan aku mengambilnya tanpa meminta

tapi foto itu telah memberiku energi

mereka juga tidak tahu sosokmu yang terlukis di dalam hati

dan tak pernah pudar,meski belasan tahun berlalu

dari jauh,ku lihat kau bahagia dengan kehidupanmu

itu membuatku senang,meski di satu sisi menorehkan luka

bukankah cinta harus bahagia atas kebahagiaan yang di cintai

dan tidak membiarjan di rusak ego semata?

Kau tidak tahu betapa sulitnya untuk tetap dalam ketulusan

Untuk tidak mengirim surat-surat ini padamu sampai waktunya tiba

Untuk menyimpan cinta dalam diam

Dan melewati hari dengan hati teriris-iris oleh rindu,cinta cemburu.

Pernah aku menangis dan ingin menyerah atas cinta yang dia pilihkan untukku

Tapi,perempuanku juga keajaiban yang di kirimkan Tuhan.

Untuk anugrah sebesar itu aku hanya perlu bersabar

Akuharap surat ini sampai padamu

Sekaligus ku kirimkam surat-surat sebelumnya yang tak pernah ku kirim

Hanya dua alasan yang membuatku mengirimkan surat ini besert bingkisan yang telah ku siapkan sejak delapan tahun lalu dan selalu ku simpan dengan baik

Sejak aku mengenalmu telah ku tekadkan untuk menyerahkan semua ungkapan prasaan dan bukti kesungguhanku padamu jika masanya tiba.

Jika Allah memberi pertanda dan membuang satu kemusthilan

sehingga aku bisa bersamamu.

Kedua,jika aku merasa waktuku akan tibatak lama lagi.

Tiga tahun ini,kesehatanku memang kurang baik.

Mungkin pengaruh masa muda dulu.

Satu-satunya yang kusesali adalah itu tak bisa membuatku mengejar wjahmu,dan menikmati keindahan dan ketulusan.

Hal yang dulu selalu ku lakukan,memandang dari jauh dari depan rumah dimana daun-daun nusaindah terserak.melihatmu bicara

dan tertawa membuatku merasa hidup

barangkali memang harus begini ketentuan Allah

bahwa selamanya aku bisa memilikimu dalam angan,harapan,dan impian

tak pernah ku sesali pilihan yang ku buat

sebab,bisa memiliki harapan untuk bersamamu lebih dari cukup bagiku

sebab,seperti yang pernah ku katakana sebelumnya,

aku tak pernah punya cita-cita

dan perempuanku yang memberiku cita-cita itu

aku mencintaimu,teramat sangat

pada batas terdalam cinta yang mungkin di rasakan seseorang

dan telah ju buktikan semampuku

delapan belas tahun meneropong kebahagiaanmu

melihat anak-anakmu tumbuh besar,memberiku rasa aman

sebab kini aku tahu sekalipun aku tak ada,

mereka akn menjadi perisai dan yang baik bagimu

bingkisan ini harus ku sampaikan kepadamu

bagian dari harapan indah yang ku bangun

SOME ONE WHO LOVES U

1. Seseorang yg mencintai kamu, tidak bisa memberikan alasan mengapa ia mencintaimu. Dia hanya tau, dimata dia, kamulah satu-satunya.

2. Seseorang yg mencintai kamu, sebenarnya selalu membuatmu marah/gila/jengkel/stres. Tp ia tdk pernah tau hal bodoh apa yg sudah ia lakukan, karna semua yg ia lakukan adalah utk kebaikanmu.

3. Seseorang yg mencintai kamu, jarang memujimu, tetapi di dlm hatinya kamu adalah yg terbaik, hanya ia yg tau.

4. Seseorang yg mencintai kamu, akan marah-marah atau mengeluh jika kamu tdk membalas pesannya atau telp nya, karna ia peduli dan ia tdk ingin sesuatu terjadi ke kamu.

5. Seseorang yg mencintai kamu, hanya menjatuhkan airmatanya di hadapanmu. Ketika kamu mencoba utk menghapus air matanya, kamu telah menyentuh hatinya, dimana hatinya selalu berdegup/berdenyut/bergetar utk kamu.

6. Seseorang yg mencintai kamu, akan mengingat setiap kata yg kamu ucapkan,bahkan yg tdk sengaja dan ia akan selalu menggunakan kata2 itu tepat waktunya.

7. Seseorang yg mencintai kamu, tdk akan memberikan janji apapun dgn mudah, karena ia tdk mau mengingkari janjinya. Ia ingin kamu utk mempercayainya dan ia ingin memberikan hidup yg paling bahagia dan aman selama lamanya.

8. Seseorang yg mencintai kamu, mungkin tdk bisa mengingat kejadian / kesempatan istimewa, seperti perayaan hari ulang tahunmu, tp ia tau bhw setiap detik yg ia lalui, ia mencintai kamu, tdk peduli hari apakah hari ini.

9. Seseorang yg mencintai kamu, tdk mau berkata Aku mencintaimu dgn mudah, karna segalanya yg ia lakukan utk kamu adalah utk menunjukkan bhw ia siap mencintaimu, tetapi hanya ia yg akan mengatakan kata I Love You pada situasi yg spesial, karna ia tdk mau kamu salah mengerti, dia mau kamu mengetahui bhw ia mencintai dirimu. Seseorang yg benar2 mencintai kamu, akan merasa bhw sesuatu harus dikatakan sekali saja krn ia berpikir bhw kamu telah mengerti dengan sendirinya. Jika berkata terlalu banyak, ia akan merasa bhw tdk ada yg akan membuatnya bahagia/tersenyum.

10.Seseorang yg mencintai kamu, akan pergi ke airport utk menjemput kamu,dia tdk akan membawa seikat mawar dan memanggilmu sayang seperti yg kamu harapkan. Tetapi, ia akan membawakan kopermu dan menanyakan: “Mengapa kamu menjadi lebih kurus dalam waktu 2 hari?” dengan hatinya yg tulus. Seseorang yg mencintai kamu, tdk tahu apakah ia harus menelponmu ketika kamu marah, tetapi ia akan mengirimkan pesan setelah bbrp jam. Jika kamu menanyakan: mengapa ia telat menelepon, ia akan berkata: Ketika kamu marah, penjelasan dari dirinya semua hanyalah sampah. Tetapi, ketika kamu sudah tenang,penjelasannya baru akan benar2 bekerja/manjur/berguna.

12.Seseorang yg mencintaimu, akan selalu menyimpan semua benda yg telah kamu berikan, bahkan kertas kecil bertuliskan ‘ I LOVE U ‘ ada di dalam dompetnya dan Seseorang yg mencintaimu, jarang mengatakan kata2 manis. Tp kamu tau, ‘kecupannya’ sudah menyalurkan semua……

13.Seseorang yang mencintai kamu, akan selalu berusaha membuatmu tersenyum dan tertawa walau terkadang caranya membingungkanmu..

14.Seseorang yang mencintaimu akan membalut hatimu yang pernah terluka dan menjaganya dengan setulus hati agar tidak terluka lagi…dan ia akan memberikanmu yang terbaik walau harus menyakiti hatinya sendiri.

15.Seseorang yang mencintaimu…akan rela melepaskanmu pergi bila bersamanya kamu tidak bahagia…dan ia akan ikut bahagia walau mengatakan kata I Love You pada situasi yg spesial. Karena ia tdk mau kamu salah mengerti, dia mau kamu mengetahui bhw ia mencintai dirimu.

Seseorang yg benar2 mencintai kamu, akan merasa bhw sesuatu harus dikatakan sekali saja krn ia berpikir bhw kamu telah mengerti dirinya. Jika berkata terlalu banyak, ia akan merasa bhw tdk ada yg akan membuatnya bahagia/tersenyum.

Pernahkah kamu mencintai seperti itu ????

Cinta

Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo’akannya walaupun dia tidak berada di sisi kita.

Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta …

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba.
Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan di benakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.

Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.

Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Seandainya kamu ingin mencintai atau memiliki hati seorang gadis, ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah. Kadangkala kamu mencium harum mawar tersebut, tetapi kadangkala kamu terasa bisa duri mawar itu menusuk jari.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.

Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehingga kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi.

Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya.
Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, kiranya kamu benar-benar mencintainya setulus hati.

Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU.

Kemungkinan apa yang kamu sayangi atau cintai tersimpan keburukan di dalamnya dan kemungkinan apa yang kamu benci tersimpan kebaikan di dalamnya.

Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepada perempuan artinya alam, cinta kepada diri artinya bijaksana, cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada Tuhan artinya Takwa.

Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta ke dalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan. Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan.

Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing.

Cinta adalah keabadian … dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki.

Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta karena cinta bukanlah suatu objek yang bisa dilihat oleh kasat mata, sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.

Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta.

Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan didalam dirinya.

Kamu tidak akan pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.

Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.

Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.

Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir.

Menangkap kebahagiaan

Tidak ada kebahagiaan abadi.

Bayangkan suatu saat Anda berhasil mendapatkan bea siswa ke luar negeri setelah empat kali mencoba, senang? Pasti, mungkin Anda akan berteriak girang dan ingin semua orang tahu, tapi yakinlah itu tidak akan terus terjadi, satu atau mungkin dua minggu kemudian perasaan Anda akan kembali seperti sedia kala, masa euforia berakhir juga.

Pendapatan penduduk Amerika kini dua kali lipat lebih besar jika dibandingkan dengan tahun 1957, tapi apakah tidak ada orang depresi? Tidak juga, bahkan krisis moneter di Indonesia tidak selamanya membuat kita melipat wajah kan? Maka Meyers menyarankan untuk tidak perlu merasa iri pada kekayaan, karena menurutnya,

“happiness is less a matter of getting what we want than wanting what we have.”

Nikmati tiap detiknya…….

Hampir setiap orang berlomba untuk menyiapkan masa depan sebaik-baiknya, bahkan di kota metropolitan ini matahari seringkali `kalah’, mungkin Anda salah satu yang sering berlari sebelum mentari muncul dan kembali ke rumah saat mentari terlelap.
Sadarkah bahwa kita seakan-akan tidak hidup di masa kini tapi berharap untuk hidup seperti juga mempersiapkan kebahagiaan, bukankah tidak seharusnya selalu begitu?

Kebahagiaan tidak berada nun jauh di sana, coba sejenak tengok bunga mawar di taman depan, atau senyum si kecil yang mengusik Anda kala menyiapkan presentasi, sudahkah Anda merasakannya?

Kendalikan waktu

Salah satu cara agar lebih merasa berkuasa adalah dengan mengendalikan waktu Anda. Psikolog dari Universitas Oxford, Michael Argyle mengatakan,

“For happy people, time is `filled and planned’,
For unhappy people time is unfilled, open and uncommitted;
they postpone things and are inefficient.”

Agar efektif lakukan rencana besar dalam rencana-rencana kecil. Menyusun laporan dalam satu malam mungkin bisa Anda kerjakan tapi pasti lebih membuat lelah, akan lebih ringan jika Anda telah menyiapkan bahan-bahan untuk laporan tiga-empat hari sebelumnya.

Berlaku bahagialah

Bisa juga mencoba salah satu prinsip dalam psikologi sosial:

We are as likely to act ourselves into a way of thinking as to think ourselves into action.

Dalam satu eksperimen, orang yang berpura-pura memiliki percaya diri tinggi ternyata dapat merasa lebih baik, bahkan saat mencoba ekspresi tersenyum.

Manfaatkan waktu luang

Adakalanya seseorang merasa tertekan dan stres, di saat lain bisa juga merasa bosan dan tidak bersemangat (underchallanged), di antara keduanya ada zona yang disebut `flow’ (mengalir) oleh Mihaly Csikszentmihalyi, psikolog dari Universitas Chicago. Pada zona ini seseorang merasa tertantang namun tidak terlalu cocok sehingga ia `tersedot’ dan tanpa sadar kehilangan waktunya.

Csikszentmihalyi melihat orang menemukan pengalaman menyenangkan dalam zona ini, dan bisa memperpanjang waktu luang. Ironisnya lebih banyak waktu luang yang tersedia untuk begitu saja mengalir. Orang lebih suka menghabiskan waktu di depan layar tv dan biasanya tidak mendapatkan sesuatu yang berguna. Padahal ada banyak yang bisa dilakukan seperti merapikan taman, mengundang teman, main bola dengan si kecil, jalan-jalan sejenak dengan keluarga atau menulis surat pada sahabat lama maka Anda akan lebih mendapatkan kesenangan

Olah raga

Beberapa studi menunjukkan aerobik dapat mencegah depresi ringan dan kecemasan. Pilihan olah raga bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing orang, sebab dalam satu survai dilaporkan jika kondisi fisik membaik, orang akan cenderung lebih percaya diri, tidak stres dan
lebih bersemangat.

Cukup istirahat

Resep utama untuk berenergi, salah satunya dengan menjalani hidup dengan tersenyum, karena itu sisihkan waktu untuk tidur dan istirahat yang cukup agar bangun dalam kondisi bugar dan semangat

Jalin persahabatan

Tidak ada yang dapat menangkal ketidakbahagiaan dari pada persahabatan yang erat dengan seorang yang benar-benar memperhatikan dan menyayangi Anda. Mereka yang memiliki banyak teman dekat untuk berbagi, bercerita cenderung lebih berbahagia dan sehat.
Karenanya Meyers menyarankan bagi yang telah menikah untuk lebih menetapkan hati dan berikan yang terbaik bagi pasangan, dukung dan berbagi dalam cinta maka Anda berdua akan merasa lebih muda

Menjaga rohani

Faith doesn’t promise immunity from suffering, but it does enable a streghthened walk through valleys of darkness.

Semua yang terjadi adalah kehendak-Nya, menjalin hubungan yang erat dengan sang pencipta
merupakan sandaran yang menjanjikan, seperti juga dikatakan Meyers di atas bahwa keyakinan tidak berarti Anda bebas dari derita namun keyakinan akan menolong melewati semua itu.

* taken from Psychology Today, Meyers*

Smile.., and the world will smile for you….

Kasih Ibu

“Bisa saya melihat bayi saya?” pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah telinga!

Waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk.
Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan sang ibu yang menangis. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi.

Anak lelaki itu terisak-isak berkata, “Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh.” Anak lelaki itu tumbuh dewasa. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Ia pun disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas. Ibunya mengingatkan, “Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja lain?” Namun dalam hati ibu merasa kasihan dengannya.

Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga untuknya. “Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang telinga untuknya. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya,” kata dokter. Kemudian, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya pada mereka.

Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelakinya, “Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia,” kata sang ayah.
Operasi berjalan dengan sukses. Seorang lelaki baru pun lahirlah. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya.

Beberapa waktu kemudian ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia menemui ayahnya, “Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya.”
Ayahnya menjawab, “Ayah yakin kau takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu.”Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, “Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini.”

Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Hingga suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu. Di hari itu ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, sang ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur kaku itu, lalu menyibaknya sehingga tampaklah bahwa sang ibu tidak memiliki telinga. “Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya,” bisik sang ayah. “Dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya bukan?”

Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh namun di dalam hati. Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun pada apa yang tidak dapat terlihat. Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui.